TENTANG KAMI

HAPSARI — Himpunan Serikat Perempuan Indonesia adalah organisasi perempuan akar rumput yang bekerja untuk memperkuat kepemimpinan perempuan, keadilan gender, perlindungan perempuan dan anak, serta ketahanan komunitas di Sumatera Utara.

Berakar dari pengalaman perempuan desa sejak 1990, HAPSARI tumbuh menjadi organisasi berbentuk federasi dengan anggota komunitas-komunitas perempuan di desa dan kelurahan. HAPSARI percaya bahwa perempuan akar rumput bukan sekadar penerima manfaat pembangunan, tetapi subjek perubahan: pemimpin komunitas, penggerak solidaritas, penjaga kehidupan keluarga, dan warga yang berhak terlibat dalam pengambilan keputusan publik.

Selama lebih dari tiga dekade, HAPSARI bekerja melalui pendidikan kritis, pengorganisasian komunitas, kaderisasi kepemimpinan perempuan, advokasi kebijakan, pendampingan korban kekerasan, penguatan ekonomi perempuan, serta pengembangan praktik ketahanan pangan dan iklim berbasis keluarga dan komunitas.

Dalam setiap kerja komunitas, HAPSARI menempatkan pengalaman hidup perempuan sebagai sumber pengetahuan. Dari desa, dari rumah tangga, dari kelompok perempuan, dan dari ruang-ruang solidaritas komunitas, HAPSARI membangun gerakan yang menghubungkan kebutuhan sehari-hari perempuan dengan perubahan sosial yang lebih luas.

Sebagai organisasi masyarakat sipil berbasis akar rumput, HAPSARI terus membangun kemitraan dengan pemerintah, lembaga layanan, organisasi masyarakat sipil, perguruan tinggi, komunitas lokal, dan mitra pembangunan. Kemitraan ini diarahkan untuk memperkuat perlindungan perempuan dan anak, memperluas kepemimpinan perempuan, mendorong kebijakan yang lebih adil, serta membangun komunitas yang tangguh, aman, setara, dan berkelanjutan.

Fokus kerja HAPSARI saat ini mencakup beberapa isu strategis:

  • Kepemimpinan Perempuan Akar Rumput, melalui pendidikan, kaderisasi, pengorganisasian, dan penguatan partisipasi perempuan dalam ruang publik.
  • Perlindungan Perempuan dan Anak, melalui pendidikan komunitas, layanan berbasis komunitas, pendampingan awal, rujukan, dan advokasi kebijakan.
  • Ketahanan Iklim dan Pangan, melalui pengembangan Rumah NUSA dan Kampung NUSA sebagai model ketahanan pangan keluarga dan adaptasi iklim berbasis perempuan.
  • Pemberdayaan Ekonomi Perempuan, melalui literasi ekonomi berperspektif gender, pengembangan kelompok usaha, legalitas produk, dan akses pasar.
  • Collective Care, sebagai pendekatan untuk memperkuat daya rawat komunitas, solidaritas, dan sistem dukungan bersama dalam menghadapi krisis.

Pengalaman dan Rekam Jejak

HAPSARI memiliki pengalaman panjang dalam menghubungkan kerja komunitas dengan perubahan kebijakan. Organisasi ini terlibat dalam advokasi penghapusan kekerasan berbasis gender, penguatan perlindungan perempuan dan anak, serta upaya mendorong implementasi kebijakan yang lebih berpihak pada korban dan komunitas.

Dalam isu ketahanan iklim dan pangan, HAPSARI mengembangkan Rumah NUSA dan Rumah Bibit sebagai ruang belajar, sumber daya komunitas, dan praktik adaptasi iklim berbasis rumah tangga. Pendekatan ini menempatkan kerja perempuan dalam menjaga pangan keluarga dan komunitas sebagai bagian penting dari ketahanan iklim.

Dalam isu demokrasi dan akuntabilitas publik, HAPSARI memperkuat kepemimpinan perempuan akar rumput agar mampu mendokumentasikan pengalaman, menyampaikan kebutuhan, dan terlibat dalam dialog dengan pemerintah serta lembaga layanan. Bagi HAPSARI, demokrasi tidak hanya hadir dalam pemilu atau lembaga formal, tetapi juga dalam keberanian warga—terutama perempuan—untuk berbicara, berorganisasi, dan menuntut layanan publik yang adil.

Komitmen HAPSARI

HAPSARI berkomitmen memperkuat perempuan akar rumput sebagai pemimpin perubahan sosial. Dengan basis komunitas, pengalaman organisasi lebih dari tiga dekade, jejaring kader lokal, serta kemitraan dengan berbagai pihak, HAPSARI terus bekerja untuk membangun masyarakat yang lebih adil, aman, setara, dan berkelanjutan.

Pelajari Lebih Lanjut

Untuk mengenal sejarah, nilai, dan struktur organisasi HAPSARI, silakan membaca halaman berikut:

Baca Juga

Tulisan berikut memuat cerita dan jejak perjalanan HAPSARI bersama perempuan akar rumput: