
Ruang Refleksi dan Regenerasi Organisasi
Kongres VI HAPSARI dilaksanakan pada 24–26 Agustus 2023 di Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Kongres ini menjadi ruang penting bagi HAPSARI untuk melakukan refleksi organisasi, memperkuat kaderisasi kepemimpinan perempuan akar rumput, serta menetapkan arah gerakan untuk periode berikutnya.
Sebagai organisasi perempuan independen berbasis keanggotaan, HAPSARI tumbuh dari komunitas-komunitas perempuan akar rumput yang mengalami pemiskinan, diskriminasi, dan kekerasan baik secara struktural maupun kultural. Sejak awal, HAPSARI dibangun oleh kekuatan anggota, komitmen sukarela, dan prinsip persaudaraan sesama perempuan. Karakter ini menjadikan HAPSARI sebagai organisasi yang bergerak dari bawah, bertumpu pada komunitas, dan dipimpin oleh perempuan akar rumput sendiri.
Kongres sebagai Mekanisme Demokrasi Internal
Dalam perjalanan organisasinya, Kongres menjadi mekanisme penting untuk menjaga demokrasi internal, pertanggungjawaban organisasi, regenerasi kepemimpinan, dan penegasan mandat gerakan. Dari kongres ke kongres, HAPSARI terus memperkuat kerja pengorganisasian, pendidikan kritis, kepemimpinan perempuan, serta advokasi kebijakan yang berpihak pada pengalaman perempuan akar rumput.
Mandat Strategis Kongres VI
Kongres VI tidak mengubah visi dan misi organisasi, tetapi mempertajam arah strategis HAPSARI ke depan. Beberapa mandat penting yang ditegaskan dalam kongres ini antara lain memperkuat akses perempuan terhadap sumber daya penghidupan yang berkelanjutan, memperkuat sistem kaderisasi dan kepemimpinan perempuan akar rumput, serta memperluas jejaring untuk mendukung keberlanjutan organisasi dan program.
Dalam konteks tantangan sosial saat ini, HAPSARI juga menegaskan pentingnya kerja pada isu perubahan iklim, kesetaraan gender, dan kekerasan terhadap perempuan. Isu perubahan iklim dipahami tidak netral gender, karena dampaknya berbeda bagi perempuan dan laki-laki akibat peran sosial, ekonomi, dan budaya yang tidak setara. Bagi perempuan miskin dan rentan, krisis iklim dapat memperberat beban hidup, kerja perawatan, akses pangan, serta keamanan keluarga dan komunitas.
Kepengurusan Periode 2023–2028
Kongres VI menetapkan kepengurusan baru HAPSARI untuk periode 2023–2028. Asriyanti terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus, didampingi oleh Istuti Leili Lubis sebagai Sekretaris dan Suindrawati sebagai Bendahara.
Untuk Pelaksana Harian, Sri Rahayu terpilih sebagai Ketua Pelaksana Harian, didampingi oleh Erwita Poetri Annisa sebagai Sekretaris, serta Tugiana, Rubini, dan Florida Susan sebagai anggota Pelaksana Harian.
Pembentukan Dewan Ahli
Selain menetapkan kepengurusan baru, HAPSARI juga membentuk Dewan Ahli sebagai ruang dukungan keahlian dan pengalaman bagi Dewan Pengurus serta Pelaksana Harian. Dewan Ahli dipimpin oleh Laili Zailani dengan keahlian di bidang organisasi dan kepemimpinan perempuan akar rumput.
Anggota Dewan Ahli lainnya mencakup keahlian dalam bidang kesejahteraan sosial, gender dan inklusi sosial, analisis anggaran, pengorganisasian akar rumput, advokasi kebijakan, pemberdayaan masyarakat, dan desa.
Tonggak Perjalanan
Kongres VI menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan HAPSARI. Melalui kongres ini, HAPSARI menegaskan kembali jati dirinya sebagai organisasi perempuan akar rumput yang terus bergerak, belajar, memperkuat kepemimpinan, dan membangun perubahan sosial dari komunitas.
Baca berita tentang Kongres keenam HAPSARI di sini:
