Beranda Dinamika Gerakan

Pelatihan Lobby, Audiensi dan Hearing

439
BERBAGI

praktek melakukan lobbyFederasiHapsari: Bekerjasama dengan Global Fund for Women HAPSARI mengembangkan program : Menumbuhkan dan Memperkuat Kapasitas Kepemimpinan Gerakan Perempuan Desa. Program ini sesuai dengan salah satu dari tujuh program strategis HAPSARI yang dimandatkan melalui Kongres Nasional bulan Desember 2012 di Yogyakarta, yaitu : Membangun Sistem Kaderisasi dan Kepemimpinan Perempuan Basis. Salah satu kegiatan program ini adalah Pelatihan Advokasi : Lobby, Audiensi dan Hearing yang kita laksanakan hari ini, Senin tanggal 30 Juli sampai nanti hari Rabu tanggal 01 Agustus 2012 di Lubuk Pakam, Deli Serdang Sumatera Utara.

Peserta kegiatan ini terdiri 27 orang yang merupakan utusan dari Serikat-serikat anggota HAPSARI, dan mereka adalah unsure dari kalangan pengurus serikat, yaitu ; SPI Tanah Karo, SPI Deli Serdang, SPI Serdang Bedagai, SPPN, SPI Labuhanbatu, SPI Kulonprogo, SPI Pekalongan, SPB dan Sepenatap.

Dalam pelatihan ini, suasana pelatihanpeserta mendapatkan materi dari dua orang Narasumber yaitu : Ibu Lely Zailani, Ketua Dewan Pengurus Nasional (DPN) HAPSARI, serta Bapak Sapei Rusin, pelaksana harian Pergerakan Bandung. Dan selama proses pelatihan berlangsung, dipandu oleh Zulfa Suja dan Riani sebagai Fasilitator.

Target Hasil Pelatihan :

  1. Menumbuhkan keberanian dan kepercayaan diri perempuan untuk menjadi pembawa gagasan, pelaku dan penggerak perubahan social di komunitasnya[1].
  2. Memampukan diri untuk menyuarakan kepentingan-kepentingan perempuan di komunitasnya, dengan prioritas pada pemenuhan pelayanan hak-hak dasar perempuan dan anak, seperti ; program dan anggaran pemerintah untuk kesehatan biaya kesehatan perempuan dan anak, pendidikan Taman Kanak-kanak), pelestarian lingkungan, akses pada permodalan, dll.
  3. Ini adalah contoh dari apa yang pernah diperjuangkan oleh lima orang kader HAPSARI yang duduk di Badan Perwakilan Desa (BPD). Zulfa misalnya, berhasil menaikkan 20 % jumlah Alokasi Anggaran Desa untuk pelayanan kesehatan Perempuan dan Anak di Desa Sukajadi. Rusmawati dan kawan-kawan berhasil mengakses dana program Asuransi Kesejahteraan Sosial dari pemerintah, dll.***

 


[1] Inilah perspektif HAPSARI tentang kepemimpinan perempuan desa (akar rumput).

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here