Beranda Dinamika Gerakan

Komunitas Perempuan Akar Rumput di Mamuju

221
BERBAGI
Ari Purjantati dari HAPSARI, memfasilitasi Strategic Planning SPM.

menegukur (1728 x 2142)FederasiHapsari: Seluruh serikat perempuan anggota HAPSARI dipimpin oleh para kader (pengurus) dari kalangan mereka sendiri yang sudah mengikuti proses-proses kaderisasi kepemimpinan melalui berbagai pendidikan. Ini adalah satu hasil karya gerakan perempuan tingkat basis yang membanggakan HAPSARI. Namun HAPSARI menyadari bahwa kapasitas organisasi anggota (baik kepemimpinan maupun keorganisasian) masih perlu diperkuat. Agar; mekanisme organisasi (kongres, iuran anggota) berjalan dengan baik, anggota semangkin aktif dalam menjalankan program-program organisasi, struktur bekerja secara efektif dan pemahaman anggota terhadap berbagai kebijakan organisasi semakin baik.

Salah satu upaya yang dilakukan HAPSARI untuk memperkuat kapasitas organisasi anggota adalah melalui kegiatan Analisis dan Pengembangan Kapasitas dan Strategi Organisasi secara Partisipatif (Participatory Analysis and Development of Organizational Capacity and Strategy/PADOCS) yang selama ini lebih kami kenal dengan sebutan “Strategic Planning”. Sepanjang tahun 2014, HAPSARI akan memfasilitasi strategic planning untuk tiga serikat yaitu SPI Kulon Progo (DIY), SPPN Serdang Bedagai (Sumut) dan Serikat Perempuan Mamuju (Sulawesi Barat).

Setelah melakukan strategic planning untuk SPI Kulon Progo pada Juni 2014, tanggal 19 – 21 September 2014 dilakukan pula strategic planning untuk SPPN Serdang Bedagai. Ditetapkan SPM sebagai anggota HAPSARI yang mendapat pelayanan untuk kegiatan ini, antara lain karena :

Ari Purjantati dari HAPSARI, memfasilitasi Strategic Planning SPM.
Ari Purjantati dari HAPSARI, memfasilitasi Strategic Planning SPM.
  1. SPM adalah Serikat anggota HAPSARI yang paling muda masih 2 tahun usia pendirianya, berdiri tahun 2012 dengan jumlah anggota 50 orang dari mulai berdiri sampai sekarang, anggotanya berada di dua wiayah kecamatan yaitu kecamatan mamuju dan kecamatan Simbora tetapi sebagian besar berasal dari kecamatan mamuju.
  2. Karena wilayah sulawesi jauh dari Sumatra ataupun Jogja maka pelayanan HAPSARI kepada SPM masih sangat minim karena terbatasnya anggaran untuk transport melakukan pendampingan di sini. Tetapi HAPSARI selalu mengunghadirkan peserta dari SPM jida ada kegiatan yang berskala nasional (untuk seluruh anggota).
  3. Whokshop Strategic Planing ini adalah salah satu upaya HAPSARI memberi penguatan kepada SPM, sekaligus upaya kaderisasi, dengan menugaskan salah seorang kader dari SPI Kulon Progo, yaitu Ari Purjantati sebagai fasilitatornya, didampingi oleh konsultan program HAPSARI.

Dokumen lengkap hasil Renstra SPM, dapat dilihat di sini.***

 

Komentar Via Facebook

1 KOMENTAR

  1. Untuk kader yg sudah mendapatkanpelayanan workshopdan lain sebagaimya yg semacamnya diharapkan kembali ke daerahnya untuk melakukan share berbagi kegiata (duplikating) kpd anggotanya dimasing-masing wilayah atau daerah sesui kemampuan dan kapasitas wilayahnya dengan cara atau inovasi kreatifitas individunyaagar pesan tersampaikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here