Beranda Dinamika Gerakan

Menjadi Indonesia Beragam

130
BERBAGI

indonesia BeragamHAPSARI cukup bangga, karena untuk berkontribusi dalam memperkuat gerakan perempuan nasional sebagaimana mandat dari tujuan strategis yang hendak dicapai, telah menemukan wadahnya dalam INDONESIA BERAGAM.

Kerinduan akan gerakan kolektif perubahan semakin tak terbendung. Berawal dari perbincangan kecil di kantor Koalisi Perempuan Indonesia pada tanggal 4 January 2014 tentang pentingnya gerakan perempuan merespon agenda politik Pemilu untuk Indonesia yang lebih baik. KAPAL Perempuan, Migrant CARE, Kalyanamitra, Solidaritas Perempuan, Koalisi Perempuan Indonesia dan The Asian Muslim Action Network (AMAN) Indonesia akhirnya bersepakat mengusung 10 Agenda Politik Perempuan dalam pesta demokrasi pada Pemilu 2014.

Indonesia Beragam disepakati sebagai nama kolektif pergerakan ini. Kata Beragam mengandung makna Berdaulat, Bersih, Sejahtera, Adil Gender, Bergerak dan Majemuk, tetapi juga merepresentasikan sebuah kondisi bangsa yang mengalami krisis  keberagaman dimana berbeda karena agama, keyakinan, gender, etnik, dalam konteks sosial politik bisa menimbulkan ketegangan.

Sebagai sebuah Gerakan kolektif, Indonesia Beragam bercita-cita membangun peradaban Indonesia yang bersih dari korupsi, bebas dari kemiskinan, bebas dari segala bentuk kekerasan dan rasa takut untuk mencapai keadilan dan kedaulatan bagi rakyat miskin, perempuan dan kelompok marginal, Indonesia Beragam mengundang organisasi perempuan di seluruh wilayah Indonesia untuk bergabung dan menyamakan langkah untuk mengusung 10 Agenda Politik Perempuan untuk Indonesia Baru 2014-2019.

Ada tiga tujuan yang ingin dicapai oleh Indonesia Beragam, yaitu:

  1. Mendesakkan agenda politik gerakan perempuan dan kelompok kelompok marjinal melalui kertas posisi kepada calon legislatif dan pemerintahan baru agar memenuhi hak-hak perempuan dan kelompok marginal tanpa diskriminasi.
  2. Melakukan penyadaran publik agar masyarakat memahami dan memberikan dukungan terhadap upaya pemenuhan hak-hak perempuan dan kelompok-kelompok marjinal yang didesakkan melalui 10 agenda politik perempuan kepada pemerintahan baru.
  3. Memperkuat konsolidasi gerakan perempuan di Indonesia untuk mengembangkan isu dan strategi yang strategis dalam mendesakkan dan memantau pemenuhan hak-hak perempuan dan kelompok-kelompok marjinal oleh pemerintah.***

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here